082333777752    padepokankmudrikah@gmail.com

Post & Article

Cerita Santri

Di Balik Kisah Awal Santri Baru di IBS PKMKK

  • 18 Aug, 2023
  • written by ADMIN

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Saya Mutmainnatul Munawaroh, ingin membagikan cerita singkat tentang perjalanan saya selama satu bulan di IBS PKMKK.

Awal Mula:

Pilihan saya untuk bergabung dengan pesantren ini berawal dari kegiatan Pesantren Camp yang saya ikuti pada tahun 2022. Dari sinilah, dorongan orangtua saya untuk menetap di asrama IBS PKMKK-pun muncul. Harapan saya sederhana: ingin menghafal Al-Qur'an, memahami metode al-Fatih, dan memperdalam berbagai ilmu lainnya.

Hari Demi Hari di Pondok:

Setiap hari dimulai dengan suara azan subuh. Bangun pada pukul 03.30, memulai ritual pagi dengan wudhu dan mandi, lalu bergegas ke masjid untuk sholat qiyamul lail dan subuh berjamaah. Setelah itu, kegiatan membaca kitab dan bersih-bersih asrama menjadi rutinitas kami. Dan tentunya, kegiatan belajar di sekolah dan kegiatan tambahan seperti "ONE DAY ONE AYAT". Hari penuh berakhir dengan belajar komputer dan tajwid di looby. Tapi, tentu ada waktu di mana saya merindukan keluarga dan merasa kesulitan beradaptasi.

Moment Berharga:

Ada banyak kegiatan yang saya cintai di sini, seperti tata boga dan belajar komputer. Meski interaksi dengan beberapa teman kadang ada rintangannya, banyak pula yang saya anggap sahabat. Dan tentunya, bimbingan dari pengasuh yang selalu memberikan dukungan.

Tantangan dan Hikmah:

Seperti remaja lainnya, saya punya rasa rindu pada keluarga dan kesulitan dalam beberapa mata pelajaran. Namun, semua ini menjadi pembelajaran bagi saya untuk terus berjuang dan beradaptasi. Pengalaman tidak menyenangkan seperti intimidasi dari beberapa teman menjadi pelajaran berharga bagiku untuk lebih kuat dan empati.

Kesan dan Pesan:

IBS PKMKK telah menjadi rumah kedua bagi saya. Saya berharap kelak, semua pengalaman ini membentuk saya menjadi pribadi yang lebih baik. Untuk teman-teman, mari kita saling menghargai dan mendukung. Jika kelak kita berpisah, semoga kita selalu mengenang saat-saat indah ini.

Waassalamu’alaikum Wr. Wb.

Penulis: Mutmainnatul Munawaroh