Pendahuluan
Dalam evolusi karakteristik individu, komponen pendidikan spiritual dan intelektual berfungsi sebagai fondasi ganda yang saling berinteraksi. Strategi pembelajaran "One Day One Ayat" adalah refleksi inovatif dari upaya untuk menggabungkan kedua aspek tersebut, dengan menawarkan introspeksi yang mendalam ke dalam ajaran Al-Quran setiap hari. Metode pendekatan ini dirancang untuk membangkitkan semangat dan keberlanjutan santri dalam pengembangan diri, bukan sekadar beban rutin. Sebagai salah satu dari lima pilar utama IBS Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning, implementasi dari pendekatan ini tampak dalam komitmen santri untuk menyajikan hafalan minimal satu ayat setiap hari. Aktivitas pembelajaran ini berlangsung setiap hari pukul 13.30 WIB, di bawah pengawasan dan panduan Direktur Utama IBS PKMKK, Dr. KH. Achmad Muhlis, M.A.
Pembahasan
One Day One Ayat: Penerapan Ilmu Agama dalam Konteks Harian
"One Day One Ayat" adalah pendekatan yang memungkinkan individu untuk menyetorkan satu ayat dari Al-Quran setiap hari. Di IBS PKMKK santri mulai menghafal al-Qur’an dari juz 30, kemudian dilanjutkan juz 1,2,3 … dan seterusnya. Melalui metode ini santri diharapkan merenungkan dan mengaplikasikan al-Qur’an dalam kehidupannya. Inilah beberapa manfaat penting dari metode ini:
Kesimpulan
Metode "One Day One Ayat" bukan sekadar strategi belajar; ini adalah filosofi hidup yang mendorong kita untuk menjadikan Al-Quran sebagai sumber ilham dan panduan setiap hari. Ini mengajarkan santri untuk menyerap hikmah dan petunjuk dengan cara yang berkelanjutan dan reflektif, memperkuat hafalan yang telah ada, dan memotivasi para santri untuk terus mendalamkan pemahaman mereka tentang Al-Quran.
Penulis:
Mutia Fikrah Fannia
Ariqah Muhlis