PAMEKASAN, Jawa Pos Radar Madura – Ketua Umum Perkumpulan Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Jawa Timur Moh. Ali Muhsin mengucapkan terima kasih kepada relawan yang telah berpartisipasi dalam program Madrasah Memanggil angkatan pertama. Sebab, telah memberikan kontribusi yang nyata dalam mentransfer keilmuan pada lembaga madrasah dan pelajar yang ada di Madura.
”Para relawan telah sukses mencetak sejarah baru dengan menjadi bagian dari pelaku sejarah itu sendiri. Yaitu, menjadi relawan Madrasah Memanggil dengan mengabdikan diri pada beberapa madrasah di pelosok Madura,” katanya dalam penutupan program tersebut di Padepokan Kiai Mudrikah Kembang Kuning di Desa Lancar, Kecamatan Larangan, kemarin (28/1).
Dalam acara tersebut, pria yang akrab disapa Muhsin itu juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut berpartisipasi menyukseskan program Madrasah Memanggil. Mulai dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Pamekasan, Polres Pamekasan, dan IAIN Madura.

”Program Madrasah Memanggil ini akan ditindaklanjuti dengan merekrut relawan Madrasah Memanggil pada angkatan kedua. Sebab, program ini mendapatkan apresiasi serta respons yang sangat positif dari masyarakat atau pelaku pendidikan madrasah di Madura,” imbuhnya.
Indikasinya, sambung Muhsin, banyak lembaga-lembaga yang mendaftar untuk didatangi oleh para relawan Madrasah Memanggil. Meski pendaftaran gelombang kedua belum dibuka, akan tetapi sudah ada belasan lembaga yang menghubungi panitia agar lembaganya didatangi relawan Madrasah Memanggil,” jelas pria yang juga menjabat Speciality Manager Jawa Pos Radar Madura (JPRM) ini.
Dijelaskan, para relawan tentunya memiliki beberapa cerita dan keluh kesah saat menjalankan aktivitas mengajar di beberapa madrasah yang ada di Madura. Nantinya, para relawan akan berbagi pengalaman tersebut dalam bentuk buku. ”Nanti kita buatkan buku bunga rampai untuk kisah perjalanan mereka saat menjadi relawan di program Madrasah Memanggil ini,” janjinya.
Muhsin menambahkan, penutupan program Madrasah Memanggil angkatan pertama dihadiri Direktur Pascasarjana IAIN Madura Atiqullah, Ketua Kadin Pamekasan Harisandi Savari, perwakilan dari PWI Pamekasan, Polres Pamekasan, dan pengurus PGMNI Jatim. Juga para relawan.
”Relawan program ini berasal dari kalangan akademisi, mahasiswa pascasarjana IAIN Madura, jurnalis yang tergabung pada PWI Pamekasan, para pengusaha yang tergabung di Kadin Pamekasan serta anggota kepolisian. Juga, masyarakat yang mempunyai kepedulian terhadap kemajuan madrasah,” tandasnya. (ail/yan)